INFORMASI

7 Cara agar Keuangan Terjaga Setelah PHK

Beberapa perusahaan ini akhirnya harus menutup sebagian cabang usahanya, yang mengakibatkan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap banyak karyawannya.

Photo: Istimewa

Dewasa ini, keadaan ekonomi Indonesia belum stabil, serta masuknya pengaruh asing ke negara kita, membuat beberapa perusahaan tidak siap menghadapi persaingan yang baru ini, dengan keadaan sumber daya yang terbatas.

Beberapa perusahaan ini akhirnya harus menutup sebagian cabang usahanya, yang mengakibatkan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap banyak karyawannya.

Hal seperti ini tentu sangat ditakuti oleh para karyawannya, terutama yang masih memiliki kendala keuangan, atau memiliki masalah keuangan yang cukup rumit. Mereka hanya berharap pada pekerjaan yang sedang digeluti, namun bila harus menghadapi PHK tentunya akan semakin menambah beban keuangan mereka.

Lalu, jika sampai kita terkena PHK dari tempat kita bekerja, apa saja hal yang harus dilakukan dalam mengatur keuangan pribadi kita, berikut ulasan lengkapnya, seperti dikutip dari www.cermati.com, Senin (16/1/2017):

1. Kendalikan Kepanikan dan Kebingungan Karena di PHK
Saat mendengar kata PHK, tentunya ini adalah kabar yang kurang baik untuk para karyawan. Selanjutnya mereka akan merasa panik, karena takut tidak bisa melanjutkan hidup, tanpa penghasilan tetap seperti biasanya.

Mereka akan semakin bingung, mengingat tanggungan yang harus dipenuhi kebutuhannya. Orang bijak mengatakan “bukan senjata yang akan membunuhmu, tetapi kepanikanmu sendiri”.

Ini berarti, sebaiknya cobalah untuk tidak panik terlebih dulu saat mendengar kata PHK tersebut.Setidaknya kurangi rasa panik itu, dan mulai mencari alternatif cara yang bisa membantu anda untuk mendapatkan penghasilan kembali.

2. Menganalisa Pos Pengeluaran
Salah satu hal yang bisa membuat panik adalah tidak bisa membayar semua pengeluaran yang dibutuhkan. Saat mendengar akan di PHK, cobalah untuk melakukan analisa pada pengeluaran diri sendiri.

Analisa, apakah bisa pengeluaran tersebut diganti dengan yang lebih hemat, jika memang bisa dilakukan. Jika memiliki cicilan yang setiap bulannya yang harus dibayar, maka pikirkan untuk menghemat semaksimal mungkin dalam menggunakan uang selama masa menganggur, hingga akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan lagi.

3. Melunasi Utang Konsumtif
Jika memiliki utang, dan telah mengetahui Anda akan di PHK, sebaiknya pikirkan untuk terlebih dulu melunasi utang yang konsumtif. Jika di antara utang ini, ada yang memiliki suku bunga paling tinggi, mulai lunasi dari yang bunganya tinggi, ke bunganya rendah. Setelah itu, pastikan ke depan Anda tidak akan terjebak utang lagi.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top